Langsung ke konten utama

Jelang Bulan Puasa, Kemendag warning ritel di Sulut



Manado - Dikutip dari Manado POS (03/06). seluruh pengusahan ritel diwanti-wanti oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. Agar saat menyambut uasa, tidak ada ritel yang mempermainkan harga, khususnya bahan pokok (bapok). "Kami memastikan bahan pokok tersedia, stabil, dan terjangkau. Juga memastikan semua bahan pokok tersebut dijual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi." papar Staf Ahli Keamanan Pasar Kemendag RI Sutriono Edi saat berkunjung ke Manado dan langsung memantau sejumlah ritel modern kemarin.

Namun, pantauan di sejumlah ritel menunjukkan hasil yang bagus. "Semua ritel menyediakan bahan pokok dengan jumlah yang cukup dan harga terjangkau. Bahkan beberapa dijual dibawah HET" sebut Edi.
Dia menegaskan, jangan sampai ditemui ada yang melanggar (menjual lebih HET). "Karena jika melanggar akan dikenakan sanksi" tegasnya.

Semetara, Kepala Dinas Perdagangan (Disperindag) Sulut Jenny Karouw mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi terhadap semua ritel modern dan pedangan pasar tradisional untuk menjual sesuai HET. "Semua ritel dan supermarket wajib menjual sesuai HET. Jika kedapatan ada yang melebihi akan kami berikan sanksi tegas" ucap Karouw. Yang pasti, lanjutnya pihaknya akan terus mengawasi semua ketersediaan bahan pokok. "Agar semua kebutuhan bisa terpenuhi dan masyarakat tidak akan kesulitan" janji Karouw.

Selain bahan makanan, Kepala Perum Bulog Dirve Sulut Gorontalo Eka Pranoto memastikan, stok beras menjelang bulan puasa aman. " Stok beras aman kondisinya pun sangat bagus masyarakat tidak perlu khawatir" singkat Pranoto
Sumber : Manado Post (4/05)
Foto : Antara

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Banyak Kemajuan Diraih Bappebti

Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong melantik Pejabat Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Perdagangan, Selasa (9/3) lalu. Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Sutriono Edi digantikan oleh Bachrul Chairi yang sebelumnya menjabat Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag, dan dilantik hari itu juga menjadi Kepala Bappebti yang baru. Sementara Edi Sutriono dilantik menjadi Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar.

Kedua pejabat yang baru dilantik itu bertemu dalam acara pisah sambut Kepala Bappebti bersama dengan seluruh pegawai dan pemangku kepentingan terkait di Kantor Bappebti, Jakarta, Senin (14/3) siang tadi.

Bagi Bappebti, Bachrul Chairi, bukanlah orang baru. Sebelumnya Bachrul pernah menjabat di Bappebti saat masih sebagai Badan Pelaksana Bursa Komoditi. Dalam sambutannya, Bachrul meminta para pemangku kepentingan dan stakeholder untuk terus mendukung Bappebti.

selengkapnya ...

Mendag: 1 Oktober, Pasar Lelang Gula Kristal Rafinasi Resmi Dibuka

Wiki : Gula rafinasi, berasal dari gula mentah yang melalui proses pemurnianJakarta, 18 Agustus 2017 – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan Pemerintah siap memberlakukan secara efektif sistem lelang gula kristal rafinasi (GKR) pada 1 Oktober 2017.  Seperti diketahui bahwa Gula rafinasi (bahasa Inggris: refined sugar) atau gula kristal putih adalah gula mentah yang telah mengalami proses pemurnian
untuk menghilangkan molase sehingga gula rafinasi berwarna lebih putih
dibandingkan gula mentah yang lebih berwarna kecokelatan.


Perubahan PermendagPemberlakuan sistem lelang gula kristal rafinasi (GKR)
sesuai dengan rencana perubahan Permendag No. 40/M-DAG/PER/3/2017
tentang Perubahan Atas Permendag No. 16/M-DAG/PER/3/2017 tentang
Perdagangan Gula Kristal Rafinasi Melalui Pasar Lelang Komoditas.





“Peluncuran awal (soft launching) pasar lelang komoditas untuk GKR akan dilakukan pada 1September mendatang. Oleh karena itu, hari ini kami akan memberikan penjelasan dan pemahaman k…

9 kelebihan sistem resi gudang (SRG)

Dalam sambutannya di Gedung Student Center Faperta Unpad Jatinangor, Kamis (26/06), Sutriono Edi mengatakan bahwa sistem resi gudang dapat meningkatkan kesejahteraan petani.
Berikut ini kelebihan sistem resi gudang adalah
Komoditi tersebut disimpan di gudang yang telah memenuhi standar SNI 7331:2007.Risiko kerusakan komoditi akibat kebocoran dan hama menjadi tanggung jawab pengelola gudang.Komoditi pun diasuransikan sehingga bila terjadi kerusakan akan ditanggung oleh asuransi melalui pengelola gedung.Kualitas komoditi yang disimpan di gudang telah memiliki standar mutu SNI sehingga kualitas terjamin yang berakibat harga jual tetap optimal.Petani bisa mendapatkan harga yang lebih baik dengan menunda waktu penjualan. .... selengkapnya